Buru Rupiah Jual Bibit dan Pohon Pule

Buru Rupiah Jual Bibit dan Pohon Pule

Buru Rupiah Jual Bibit dan Pohon Pule

 

Sekitar pukul tujuh pagi, warga desa Ploso kecamatan Gampeng mengadakan kegiatan bersih desa. Warga membesihkan selokan dan pinggir jalan hingga depan rumah mereka. Warga bergotong royong membersihkannya. Bagi warga yang tidak mengikuti diharapakan dapat menyumbang apapun atau menyiapkan alat untuk bersih-bersih. Ada warga yang memberi gorengan untuk orang bekerja bakti. Ada juga orang yang memberikan minuman sebagai sumbangan mereka kepada warga sekitar. Mereka terlihat sangat rukun tetangga. Ada juga warga yang menyiapkan semua alat yang bisa warga buat untuk kerja bakti seperti cangkul, sabit, sapu, dan tempat sampah. Saat mereka kerja bakti ada pedagang yang Jual Bibit dan Pohon Pule lewat jalan tersebut. Ada satu warga desa Ploso yang membutuhkan tanaman tersebut.

Salah satu warga yang membutuhkan tanaman pohon pule tersebut, menghentikan pedagang tersebut. Pedagang yang saat itu sedang berburu rupiah dia berhenti tepat di depan rumah salah satu warga tersebut. Warga yang mengetahuinya juga mengalihkan semua pandangannya kepada pedagang Jual Bibit dan Pohon Pule tersebut. Warga penasaran akan tanaman yang di inginkan oleh tetangganya tersebut. Mereka sebelumnya belum pernah mengdengar tanaman tersebut bahkan belum tahu juga tanaman seperti apa itu. Pedagang tersebut menawarkan tanaman pule dengan harga lima belas ribu rupiah untuk pohon pule yang ukuran lima meter dan dengan harga tiga belas ribu rupiah yang berukuran tiga meter. Dan bibit pule semuanya seharga lima hingga delapan ribu rupiah. Namun, oleh salah satu warga tersebut membutuhkan tanaman pohon pule dengan ukuran tiga meter. Dan warga tersebut menawarnya dengan harga sepuluh ribu rupiah saja. Warga tersebut tidak mau jika lebih mahal dari harga yang dia tawar tersebut.

Warga yang penasaran akan tanaman tersebut langsung bergerumbul melihat tanaman tersebut. mereka meninggalkan tugasnya masing-masing untuk melihat tanaman tersebut. warga pun juga bertanya tanaman seperti apa ini. ternyata di belakang rumah pak haji di desa tersebut sudah menanamnya. Mereka yang penasaran akan tanaman tersebut langsung ingin membelinya. Karena tanaman ini bisa merindangkan perkarangannya tetapi tanamannya tidak terlalu besar. Mereka menawar tanaman yang semua harganya lima belas ribu rupiah dengan harga sepuluh ribu rupiah saja. mereka sepakat jika nantinya boleh di tawar akan banyak yang mebeli dan kira-kira akan habis semua dagangannya. Mulanya pedagang Jual Bibit dan Pohon Pule ini tidak setuju dengan ini karena dagangannya ada yang ukuran tiga meter dan masih bibit sedangkan mereka membutuhkan yang hanya ukuran lima meter. Namun, setelah beberapa lama kemudian pedagang tersebut memperbolehkan tanaman tersebut di ambil. Dan ada juga yang membeli bibit dengan harga lima ribu rupiah.

1 month ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *