Kubah Masjid Pusaka Banua yang Melegenda

Kubah Masjid Pusaka Banua yang Melegenda

Kubah Masjid Pusaka Banua yang Melegenda

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, di pagi yang cerah ini dalam keadaan yang sehat walafiat, Alhamdulillah. Oke, di artikel ini masih membahas di seputar beberapa masjid di wilayah indonesia lengkap dengan daftar harga kubah masjid nya. Pada kesempatan kali ini admin membahas sebuah masjid yang terletak di Ds. Banua Lawas, Kab. Tabalong, Kalsel. Masjid pusaka banua lawas ini juga dikenal sebagai masjid pasar Arba, kata dari Arba itu adalah hari Rabu, jumlah para pengunjung atau wisatawan ziarah lebih banyak di hari yang lain seperti hari besar islam.

Masjid ini juga banyak dikunjungi atau diziarahi oleh umat islam yang ada di kalimantan selatan. Salah satu Masjid tertua di Kab Tabalong ini dikeramatkan oleh para sesepuh nya, selain untuk menjadi tempat ibadah masjid ini juga menjadi tonggak atau bukti sejarah diterimanya agama islam di suku dayak Maayan di kab Tabalong, Kalimantan Selatan. Di masjid pusaka ini, selain masih tersimpan Bedug asli dan petaka sepanjang 110 cm. keberadaan masjid pusaka ini jejak tahun 1625 M yang diprakarsai oleh kebudayaan dan saudaranya sultan abdurrahman ( dari kesultanan banjar yang berpusat di kuin). Khatib dayan dibantu tokoh masyarakat dayak dan juga Datu anggana, Datu kartamina, Datu sari panji langlangbuana taruntum manau, Datu timba sagara, layar sampit, garuntung waluh dan pambalah batung.

Masjid pusaka ini juga terdapat salah satu peninggalan yang ada di masjid pusaka yaitu tajau atau Guci. Masjid ini masuk dalam jajaran masjid dengan daftar harga kubah masjid yang terjangkau. Di teras depan masjid pusaka ini ada dua tajau( guci tempat penampungan air yang dulunya digunakan suku dayak untuk memandikan anak yang baru lahir). Setiap hari diterpa dan di sinar matahari, namun buat aja yang usianya mencapai 400 tahun itu tak berubah warnanya sama sekali. Para peziarah juga memanfaatkan air dalam tajau untuk dibawa pulang karena diyakini warga memiliki berkah digunakan cuci muka atau diminum. Kebanyakan mereka yang datang ke masjid pusaka ini di hari Rabu karena bertepatan hari pasar di banua lawas. mereka menyempatkan diri berziarah, selain untuk beribadah antara lain sembahyang sunnah tahiyatul masjid dan membaca surat yasin, jika ada yang mengaku membayar nazar karena harapannya terkabul.

Di samping masjid terdapat kuburan warga setempat sejak dahulu dan salah satu yang mencolok adalah bangunan makam dengan kubah yang merupakan makam pejuang banjar bernama penghulu Rasyid. Dalam versi lain awalnya masjid ini tempat pemujaan kaharingan dalam tradisi lisan yang berkembang di daerah banua lawas dan sekitarnya yang menyebutkan bahwa tepat di lokasi masjid pusaka banua lawas ini yaitu masjid tua berasitektur tradisional beratap tumpang 3 atau jauh sebelum agama hindu dan islam berkembang sudah berdiri semacam pesanggrahan atau tempat pemujaan kepercayaan kaharingan suku maayan dalam bentuk yang sederhana. tempat pemujaan tersebut dianggap sakral manfaatnya terasa sangat penting bagi orang mayan yang pada masa itu banyak bermukim di banua lawas.

Warga menyebut daerah itu lokasi pemujaan sebagai benua lawas atau banua usang. Suatu kemungkinan menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat kemunculan dan berkembangnya daerah lain disekitarnya berawal dari banua lawas ini. Kemungkinan saat terjadi peristiwa besar yang memaksa mereka harus meninggalkan kampung halaman dan bermukim atau membangun pemukiman baru akhirnya mereka menyebut kampung yang ditinggalkan tersebut sebagai banua lawas. tradisi lisan yang berkembang di benua lawas menyebutkan bahwa sebagian orang mayan menyingkir karena mereka tidak bersedia menerima islam sebagai agama mereka akan tetapi kemungkinan lainnya adalah berkaitan dengan para imigran pelarian dari jawa yang datang akibat kerusakan politik di daerah asalnya dan kemudian mendirikan kerajaan baru di pulau ujung tanah bernama negara Dipa. Sempatkan membaca daftar harga kubah masjid terkini ya guys.

6 months ago