Setya Novanto Nikahi Anak Jenderal Dan Pernah Jadi Pria Tertampan Surabaya

Nama Setya Novanto kembali jadi pro-kontra sesudah dituding mencatut nama Presiden Joko Widodo serta Wakil Presiden Juiceuf Kalla untuk memohon saham pada PT Freeport Indonesia.

Tetapi, tidak beberapa orang tahu latar belakang pria yang lahir dari pasangan Sewondo Mangunratsongko serta Julia Maria Sulastri ini. Sebelumnya jadi orang nomor satu di Parlemen Senayan, politikus partai Golkar ini mengakui mempunyai cerita hidup yang berliku.

Pada 1973, sambil kuliah di Kampus Katolik Widya Mandala, Surabaya, Setya mengakui mesti berjualan madu serta beras di pasar untuk penuhi keperluan hidupnya. Uang bekal yang didapatkan orang tuanya, menurutnya, cuma cukup untuk mendaftar kuliah. ” Saya berusaha keras supaya dapat sekolah, ” tuturnya pada pertengahan September th. kemarin.

Salah seseorang sahabat Setya waktu di Surabaya, Olis Datau, menyebutkan, terkecuali berjualan di pasar sembari kuliah diploma, koleganya itu jadi anggota staf penjualan PT Cahaya Mas Galaxy, dealer mobil Suzuki. Setya juga menjajal dunia jenis sampai dipilih jadi Pria Tampan Surabaya pada 1975. ” Dia ulet serta banyak teman dekat, ” kata Olis.

Lulus kuliah, Setya geser kerja ke PT Aninda Cipta Perdana, penyalur pupuk PT Petrokimia Gresik untuk lokasi Surabaya serta Nusa Tenggara Timur, punya Hayono Isman. Hayono, Menteri Pemuda serta Berolahraga kabinet Presiden Soeharto, tidak beda yaitu rekan sekelas Setya di SMA Negeri 9 Jakarta. Hayono membetulkan narasi pertemanan itu tanpa ada ingin menceritakan banyak.

Pada 1982, ia balik ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah sarjana akuntansi di Kampus Trisakti. Pekerjaannya di perusahaan pupuk tetaplah diteruskan, serta ia menumpang tinggal dirumah Hayono di Menteng. Menurut Leo Nababan, Wakil Sekretaris Jenderal Golkar, terkecuali jadi anggota staf, Setya jadi sopir pribadi keluarga Hayono.

Setya Novanto menikah dengan Luciana Lily Herliyanti, putri Brigadir Jenderal Sudharsono, bekas Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat. Jadi menantu petinggi kepolisian buat Setya miliki akses ke dunia usaha. Ia diakui mengelola pompa bensin punya mertuanya di Cikokol, Tangerang.

Dari pompa bensin, usahanya merembet ke peternakan, kontraktor, jual-beli bahan baku kertas, tekstil, hotel, sampai lapangan golf. Perusahaannya menyebar di Jakarta, Batam, serta Kupang. Walau usahanya berhasil, perkawinannya jatuh. Ia bercerai dengan Lily serta menikah dengan Deisti Astriani Tagor. Dari pernikahan itu, Setya mempunyai empat anak.

Sepanjang tiga periode jadi anggota DPR dari Golkar, ia mewakili propinsi itu. Di Kupang, ia mempunyai tempat tinggal 700 mtr. persegi, dua lantai, yang diperlengkapi kolam renang. Tempat tinggal itu terakhir jadi Novanto Center. Setiap kali bertandang kesana, ia rajin menyumbang banyak gereja, petani, serta peternak.

Namanya di kenal umum saat tersandung masalah Bank Bali. PT Masa Giat Sempurna, perkongsiannya dengan Djoko S. Tjandra—pemilik Mulia Group—menjadi juru tagih cessie Bank Bali di empat bank yang dilikuidasi pemerintah. Dari piutang Rp 904 miliar, Setya memperoleh fee Rp 546 miliar, yang disangka mengalir ke kas Partai Golkar. Meski terang merugikan negara, masalah ini dihentikan Kejaksaan Agung.

Dari masalah tersebut Setya jadi politikus andalan di Golkar. Jabatannya senantiasa bendahara. Puncak karir dicapai Setya sesudah diambil jadi Ketua DPR. Tetapi, saat ini karirnya di ujung tanduk. Dia dilaporkan ke Mahakamah Kehormatan Dewan DPR karna mencatut nama Presiden untuk memohon saham PT Freeport. Bahkan juga, Wakil Presiden Juiceuf Kalla memberi tanda juga akan membawa masalah itu ke ranah hukum.

2 months ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *