Anda Ingin Tahu Cara Menguburkan Jenazah Dengan Benar? Nah Ini Lhoo,, Cara-Cara Yang Benar Menguburkan Jenazah

Sebelum melakukan penguburan jenazah maka yang harus dijalankan adalah buat persiapan liang kubur untuk mayit. Hal-hal tersebut harus dijalankan sebagai berikut:

Menggali Liang Kubur secara Dalam

Liang kubur digali bersama di dalam terhadap tanah yang kuat. Tujuan dibuat di dalam adalah sehingga pas mayit yang membusuk di dalamnya tidak tercium bau jasad dan aman dari problem hewan pemakan bangkai. Selain itu juga menghindari binatang buas dan longsor yang membuat tergerus oleh aliran air yang mengalir.

tetapi jika pada saat anda akan melakukan pemandian jenazah, dan anda ingin tempat pemandian yang bagus, awet dan layak digunakan maka segeralah kunjungi http://pemandianjenazah.net

Bentuk Liang Kubur

Bentuk liang kubur adalah bersifat lahad yakni liang yang khusus dibuat di dasar kubur. Lahad ini menghadap ke kiblat dan berada di tepi untuk meletakkan jenazah. Liang ini dibuat khusus di dasar kubur terhadap bagian tengah.

Kuburan di Penguburan Muslim

Idealnya mayit muslim dikubur di tempat penguburan yang memang khusus muslim. Namun andaikan tidak terkandung penguburan muslim dan darurat harus dijalankan penguburan segera, tidak persoalan asalkan tata cara penguburan senantiasa cocok muslim.

Waktu Penguburan Jenazah

Waktu penguburan juga harus untuk diperhatikan. Karena bakal berefek kepada para panitia penguburan dan proses penguburan. Waktu yang tidak disarankan untuk mengubur adalah :

Saat matahari terbit hingga naik
Saat matahari di tengah-tengah
Saat matahari hampir terbenam dan hingga terlalu terbenam

Penutup Lubang Kubur

Penutup lubang kubur tentu harus yang kuat dan pakai kayu yang kuat juga. Ditambah juga bambu dan batu untuk menyangga sehingga tanah tidak mudah longsor ke bawah. Selain itu keranda mayit atau jenazah juga harus tertutup rapat dan simple saja. Dalam islam tidak di syariatkan soal keranda yang mewah bahkan pakai beragam perhiasan. Karena sejatinya menghadap Allah kembali adalah mempunyai amalan bukan mempunyai harta dunia.

Membawa dan Mengiringi Jenazah ke Kubur

Selain buat persiapan liang kubur, maka keluarga atau kerabat mayit juga harus buat persiapan diri untuk mempunyai dan mengiringi jenazah. Untuk itu tersebut adalah cara mempunyai dan mengiri jenazah hingga ke kubur.

Mengiring Jenazah bersama Khusuk

Orang orang terdekat, keluarga, dan kerabat disarankan untuk ikut mengiring jenazah dari sehabis pemandian menuju ke kuburan. Hal ini adalah proses terakhir keluarga untuk mendampingi mayit menuju ke tempat berpulang akhirnya. Saat mengiringi jenazah tentu tidak bersikap sambil senda gurau atau bersuara. Termasuk tidak disarankan juga untuk berzikir atau membaca Al-Quran.

Pengiring Jenazah

Pengiring jenazah yang mengantar bersama berjalan kaki berada di sekitar mayit dan yang pakai kendaraan berada di belakang iringan mayit. Jika kendaraan yang lewat, maka didahulukan untuk jenazah yang lewat. Untuk para pengiring jenazah juga tidak disarankan untuk duduk lebih-lebih dahulu sebelum akan jenazah diturunkan dari pundak pembawanya.

Saat memasuki kuburan pengiring pun juga harus mengucapkan salam dan melepas alas kaki. Bacaan yang diucapkan adalah “assala-mu „alaikum da-ra qoumin mu‟mini-na wa inn aissya- allo-hu la-khiqu-n. Allohumma la-takhrimna-ajrohum wala taftinna-badahum”.

Artinya: “Semoga kedamaian tercurah kepadamu, wahai perumahan orang-orang yangMukmin. Dan insya Allah, kami bakal menyusul kamu sekalian. Ya Allah,janganlah Engkau menghindari kami dari pahala mereka dan janganlah Engkautimbulkan fitnah kepada kami, sepeninggal mereka”

Bisa juga membaca “assala-mu „alaikum ahlad diyari minal mu‟mini-na walmuslimin, wa inna- insya- allo-hu bikum la-khiqu-n. Nasalullo-ha lana wa lakumul „afiyah”

Memasukkan ke di dalam Kubur

Adanya dua atau tiga orang yang terdekat dari keluarga mayit memasukkan mayit ke di dalam kubur bersama berdiri untuk menerima jenazah yang bakal dikuburkan. Keluarga yang memasukkan diusahakan adalah mereka yang pas malam harinya tidak berjunub. Jenazah dikuburkan dari arah kaki kubur dan mendahulukan kepala sambil membaca “Bismillahi Wa Ala Millati Rasulullah” yang berarti “Dengan Nama Allah dan atas agama Rasulullah”.

Posisi Mayit pas Dimasukkan ke Kubur

Khusus untuk jenazah perempuan maka dibentangkan kain di atas liang kubur. Untuk mayit baik laki laki atau perempuan maka dimiringkan ke sisi kanan dan menghadap kiblat. Tidak lupa melepas tali-tali dan membuka kain yang menutupi pipi dan juga jari-jari kaki sehingga dapat menempel ke tanah.

Proses Penutupan Kuburan

Saat proses menutup kuburan maka digunakan bersama papan kayu atau bambu, lempeng, bersama memberi tambahan rongga yang memadai di lubangnya. Selain itu juga menimbun liang kubur bersama tanah yang ditinggikan satu jengkal. Setelah selesai maka dipasang juga batu, kayu, atau bambu terhadap arah kepala tanpa diberi identitas apapun. Jika telah selesai, pengiring jenazah dan para pengantar jenazah dapat lihat penguburan sambil menaburkan tanah ke atas kuburan sebanyak tiga kali.

tetapi jika anda membutuhkan keranda jenazah untuk sarana mengantarkan mayit ke pemakaman maka kunjungi saja http://pemandianjenazah.net/kain-penutup-keranda-jenazah

Larangan yang Berkaitan bersama Proses Penguburan

Ada beberapa larangan yang tentang bersama proses penguburan. Hal-hal ini tentu harus diperhatikan oleh para pantia dan pengiring jenazah.

-Meninggikan timbunan kuburan lebih dari satu jengkal di atas permukaan tanah.
-Menembok kuburan dan menjadi bangunan
-Menulisi kuburan bersama beragam tulisan
-Duduk di atas Kuburan
-Menjadi kuburan sebagai bangunan masjid
-Berjalan di atas kuburan tanpa pakai alas kaki
-Melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menjurus ke arah syirik dan takhayul, berharap doa terhadap mayit, dan mistis

3 years ago