Meningkatkan ASI dengan Tanaman Ini…

Makanan Yang Bisa Membuat Produksi ASI Banyak dan Kental

Gambar terkait

Tak hanya daun Torbangun, masih banyak lagi bahan makanan alami yang bisa menambah produksi air susu ibu. Berikut yang diajarkan ibuku

Daun Torbangun
Daun Katuk. Daun katuk sih sudah dikenal luas ya mampu memperbanyak ASI. Ibuku memasak sayur bening daun katuk, dimakan berselang-seling dengan daun Torbangun.
Daun Pepaya. Daun Pepaya bisa dimasak menjadi beberapa macam masakan. Paling sering dibuat pecal, urap atau ditumis.
Ketumbar. Kata ibuku ketumbar sangrai membuat ASI tak berbau amis. Satu stoples bekas selai diisi ketumbar sangrai dan diletakkan di meja samping tempat tidur. Aku disuruh ngemil ketumbar. Dikunyah saja kata ibuku.
Kacang Tanah. Nah ini yang enak, kacang tanah rebus pun sering disajikan buat camilan.

Sedikit tambahan cerita nih, berdasar kisah nyata.

Dahulu aku sendiri tak banyak menikmati ASI ibuku. Menurut ceritanya, ibuku sempat sakit beberapa saat, dan aku tak mau disusui. Padahal segala macam cara seperti di atas sudah dilakukan agar aku mau kembali menyusu. ASI disendoki langsung ke mulutku pun tetap tak mau. Susu sapi murni, susu formula membuatku alergi, hingga air tajin juga ditolak semua. Akhirnya seorang sesepuh memberi masukan, pakai air kacang hijau. Eh berhasil. Akhirnya setiap membawaku pergi beliau membawa perlengkapan perang he.. he.. Panci kecil, saringan, ulekan dan tentu saja biji kacang hijau. Repot banget ya, maklumlah jaman dahulu belum ada susu formula khusus buat bayi yang alergi susu sapi.

Mungkin pembaca ada yang bisa memberi tambahan lain berdasar pengalaman sendiri atau sanak saudara? Ada cara lain agar supaya ASI banyak dan kental?
Minum air putih banyak-banyal, Juice buah-buahan, Sayur bening : selain daun katuk bisa coba daun bayam, daun kacang tanah pokoknya daun-daunan hijau. Juice kacang hijau, kalau bisa jangan cuma air rebusannya saja. Susu sapi atau soya, kacang tanah rebus dan lain-lain. Kesimpulan : asupan cairan banyak-banyak, asupan gizi yang baik serta usahakan setiap bayinya bobo mamanya ikutan bobo (alias istirahat yang cukup) dan yang terakhir tetap bersemangat untuk menyusui, semakin sering di-minum-kan semakin banyak ASI-nya berproduksi (ASI is based on demand), dan jangan lupa payudaranya dipijat setiap mandi, biar kelenjarnya tidak ada ada yang mampet. Semoga bermanfaat yaa dan semoga sukses [Bb]

ASI awal (kolostrum) jumlahnya cuma sekitar 5-7mL sekali keluar. Karena memang kebutuhan baby-nya cuma segitu, bisa lihat di http://4sehat5sempurna.blogspot.com. Seiring dengan waktu, semakin sering dihisap oleh bayi, jumlahnya semakin meningkat. Untuk memperbanyak, yang paling penting makan/minum yang bergizi, percaya diri dan nyaman. Nanti jumlah ASI akan meningkat sesuai kebutuhan bayi. Dulu, karena anakku d RS, sampai 10 hari selama itu, aku nyaris tidak pernah menyusui langsung cuma dipompa saja. Tapi jumlahnya banyak juga. Padahal makanku juga begitu-begitu saja, yang penting tidak stress. Selamat untuk adiknya ya mbak [DH]

Pengalamanku melahirkan anakku 8 bulan yang lalu pun dengan cara caesar. Malah waktu itu aku tidak pakai pengasuh khusus buat bayiku. Cuma dibantu tukang mandikan bayi saja untuk urusan bayi. Tapi memang kondisi tiap orang beda-beda. Alhamdulillah sampai hari ini masih kasih ASI dan memompa ASI 2x sehari dan berhasil kasih ASI exclusive selama 6 bulan pertama. Yang sudah-sudah, aku turuti saran-saran warisan leluhur yang kira-kira bisa buat masukan. Pakai cara kampung malah bagus sekali, kebetulan waktu lahir anakku kecil sekali (cuma 2780 gr). Makanya aku niat sekali mau kasih yang terbaik. Alhamdulillah dalam 3 minggu anakku sudah naik 1 kg hanya dengan ASI. Yang penting mbak:

niat dan jangan stress. yakin saja, biar ASInya baru sedikit tapi terus usaha
sesering mungkin ASI dikeluarkan, dikasih ke bayi langsung atau sesudahnya dipompa
sering-sering di pijat (kalau lagi mau mandi atau sebelum mompa)
banyak minum air putih kalau habis pompa ASI, minum susu/susu kedelai 2x sehari. Juice jeruk, alpukat, tapi aku menghidanri air es.
makan kacang-kacangan & sayuran hijau yang direbus. Ada makanan jawa, bongko (bahasa jawanya pelas yang dibuat dari kacang tolo dan kelapa muda yang dibungkus seperti botok) kalau itu efeknya luar biasa, di tiga bulan pertama, aku sering makan itu dan kalau bangun tidur baju bisa sampai basah sama ASI
makan pepaya muda/labu siam biasanya di sayur asem. atau sayur bening. Aku jarang makan katuk, karena tidak cuma daun katuk yang membuat ASI melimpah
minum perasan daun pepaya–kalau ini pahit sekali, katanya supaya bayinya tidak gumoh dan tidak diare–dan ini terbukti sudah 8 bulan ini anakku Alhamdulillah tidak pernah diare (jangan sampai ya) sampai sekarang aku masih minum jamu daun pepaya ini (kebetulan di samping kantorku ada mbok-mbok yang jualan jamu gendong)
aku sering ngemil biji kedawung yang disangrai (juga beli di mbok jamu) biar anaknya tidak kembung
kalau ASInya sudah berhasil banyak, bisa ditingkatkan kualitasnya dengan makan protein kaldu daging atau ikan, kaya ikan salmon, keju, tahu tempe juga bagus lho mbak, itu yang sudah aku jalani, sampai anakku usia 6 bulan aku bisa merah sebanyak 3x (subuh, siang hari di kantor, dan malam @ sebanyak 280-320cc) untuk pompa aku pakai medela mini electric-maaf lho bukan promosi-dan ini benar-benar membantu sekali.

 

Torbangun Leaves

3 years ago